Rabu, 09 Maret 2016

My Love is My Idol [1/2]

Main Cast : Park Chanyeol & Im Yoon Ah|Genre : Romance, Find it by yourself|Alur : Berantakan|Duration : Chaptered|Tittle : My Love is My Idol|Author : Nurlaila Tussaadah

Summary : ini adalah kisah di mana seorang fans membuat permohonan agar idolanya dapat bersama selamanya. Dan berharap biasnya dapat menyukainya dan menjadi kekasihnya. Akankah permohonannya terwujud? Ikuti terus kisahnya untuk mengetahui ceritanya.

Author note : annyeong!! *cepika-cepiki ama readers 1 per 1* kali ini author bakalan bawain FF ketiga yang udah author buat. Oh yah.. supaya gak pusing, ceritanya Yoona disini lebih muda daripada Chanyeol. Itulah sebabnya Yoona manggil Chanyeol dengan sebutan oppa. Mengerti readers? oke kalau gitu cap cus aja. Happy reading ^^ Cerita Murni dari otak author, sertakan sumber jika mau direpost. no plagiat!

‘aku harap permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona

‘gadis ini benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat lagi’  –Chanyeol
♥ My Love is My Idol ♥



@ Namsan Seoul Tower


Namsan Seoul Tower! Yah... itulah tempat yang sekarang dikunjungi oleh seorang gadis yang dipanggil Yoona itu. Sekarang Yoona sedang menulis permohonannya di sebuah kunci yang telah ia beli di Namsan.

“huh... akhirnya, selesai juga permohonannnya!” yoona merasa lega karena telah selesai menulis permohonannya.

“aku harap EXO dapat melihat permohonan ini” yah Yoona adalah seorang EXOTIC. dia menulis permohonannya untuk EXO. Namun, sebelum Yoona pergi, EXO ternyata datang ke Namsan Seoul Tower. Dan Chanyeol ternyata melihat Yoona. Ia sempat tersenyum melihat Yoona. Bagaimana tidak? Yoona menggunakan baju yang berlapis-lapis. Yah, hari itu di Seoul sedang mengalami musim dingin. Wajar saja Yoona menggunakan baju yang berlapis-lapis. Tapi, tetap saja hal itu sangat aneh.

EXO pun melihat-lihat permohonan yang tertulis di kumpulan kunci itu. Dan ternyata Baekhyun melihat permohonan yang ditulis oleh Yoona.

“wow... permohonan orang ini benar-benar unik! Semuanya... ayo lihat ini!” Baekhyun pun memanggil member lainnya untuk melihat isi permohonan tersebut. Mereka pun melihat permohonannya.

Aku harap, EXO dapat bersama dan utuh selamanya. Aku harap mereka tidak pernah bubar. Hingga mereka sudah tua pun, aku akan tetap mendukung mereka. Dan setia menjadi fansnya. Aku juga berharap, Chanyeol oppa tertarik padaku dan dapat menjadi kekasihku. Yah... walaupun ini tidak mungkin tapi aku harap hal itu dapat terjadi

Im Yoon Ah. 010-xxx-xxx-xxx. Pyeongchan-dong, Seoul.

Tempat kesukaanku : Daehakro Café

“aku tahu orang ini!” Chanyeol berkata dengan semangat.

“kau tahu? Bagaimana bisa?” Suho bertanya pada Chanyeol tanda penasaran.

“aku sempat melihatnya sebelum kita kesini. Dan dia dari tempat ini. Aku yakin itu adalah dia.” Chanyeol menerangkan.

“hm... sepertinya, ini adalah kunci baru!” Luhan berkata sambil memegang kunci itu.

“Baru kali ini aku melihat permohonan unik seperti ini” Kai berkata sambil memakan makanannya.

“Kai! Habiskan dulu makananmu! Baru berbicara...” protes D.O pada Kai.

“oh.. ayolah! Jangan bertengkar!” Sehun melerai.

“sebaiknya, aku menyusulnya untuk menyampaikan terima kasih padanya.” Ucap Chanyeol dengan memasang wajahnya yang bersemangat itu.

Chanyeol pun segera berpamitan pada member lain dan tak lupa mencatat nama, nomor telepon, alamat, dan tempat kesukaan gadis yang telah menulis permohonan itu.

Awalnya, Chanyeol pergi ke rumah gadis itu, tapi ternyata dia belum pulang ke rumahnya. Jadi Chanyeol pun menyusulnya di tempat kesukaan gadis itu. Dan akhirnya, Chanyeol pun tiba di sebuah cafe yang merupakan tempat kesukaan gadis itu. Tanpa ragu, Chanyeol segera masuk kedalam cafe dan duduk di tempat gadis itu duduk. Yoona yang sedang meminum minumannya tersedak karena terkejut melihat idolanya duduk berhadapan dengannya.

@ Daehakro Cafe

“uhuk, uhuk...” Yoona mendongak kearah Chanyeol dan segera meminum air putih yang telah tersedia di atas mejanya.

“Chanyeol oppa?” Ucap Yoona bersemangat.

“ne... aku kesini ingin berterima kasih padamu, karena telah menulis permohonan yang begitu mendukung kami! Gamsahamnida” ucap chanyeol seraya menundukkan kepalanya.

“ne? Kau melihat permohonanku di kunci itu oppa?” ucap yoona tak percaya. Chanyeol menjawabnya dengan anggukan.

“astaga... ada bagian yang memalukan!” ucap yoona sambil tertunduk malu.

“hahaha... yah, kau benar Im Yoon Ah! Tapi, itu wajar saja. Banyak yang lebih berlebihan dibanding itu”

“darimana kau tahu namaku oppa?” ucap yoona heran.

“hei... kau lupa? Kau sendiri yang menulis nama, alamat, tempat kesukaan, dan no. Tlp.mu di kunci itu!”

“oh iya... aku sampai lupa! Hehehe...”

Mereka pun berbincang-bincang. Hingga tak terasa jam tangan Yoona telah menunjukkan pukul 07.00 malam. Itu artinya, Yoona harus pulang ke rumah. Tapi, Chanyeol menahan Yoona untuk pulang.

“eh... jangan pulang dulu Yoona” Ucap Chanyeol sambil memegang tangan Yoona. Yoona pun merasa terkejut dan melirik tangannya yang sedang di pegang oleh Chanyeol. Chanyeol yang merasa sudah sadar bahwa yoona telah melihat tangannya di pegang oleh Chanyeolpun langsung melepaskan tangannya.

“mian...” ucap Chanyeol terbata.

“waeyo? Kenapa kau melarangku pulang oppa?”

“hm... sebagai rasa terima kasihku! Aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Bagaimana?”

Yoona menjawab dengan anggukan sambil tersenyum.

@ Sungai Han

Setelah menempuh perjalanan selama beberapa menit, mereka pun tiba di tempat tujuan. Tepatnya di sungai Han. Mereka pun duduk di pinggir sungai han sambil menatap langit. Karena suasana hening, Yoona memutuskan memulai pembicaraan.

“Hm... aku harap ada bintang jatuh malam ini” Yoona berkata tanpa mengalihkan pandangannya.

“kenapa kau berharap begitu?” ucap Chanyeol sambil menatap Yoona

“karena, jika kita membuat permohonan pada saat ada bintang jatuh permohonan kita dapat terkabul” Yoona memandang Chanyeol sambil tersenyum.

Chanyeol pun tanpa sengaja melihat ada bintang jatuh. Dengan segera Chanyeol memberi tahu Yoona.

“Yoona, lihat! Ada bintang jatuh” Ucap Chanyeol sambil menunjuk bintang jatuh itu.

“wah... aku akan membuat permohonan! Oppa... buatlah permohonanmu!”

Mereka pun membuat permohonan masing-masing.

‘aku harap permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona

‘gadis ini benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat lagi’  –Chanyeol

Setelah mereka membuat permohonan, Chanyeol pun mengajak Yoona untuk pulang. Dan Chanyeol 
pun mengantar Yoona pulang ke rumahnya.

@ Yoona’s House

Setibanya di rumah Yoona, Yoona segera masuk ke rumah dengan hati yang teramat senang. Hingga membuat Yoona susah tidur malam itu.

TBC....

Huft... FF gaje ini belum diselesaiin sepenuhnya. Kalau penasaran ikutin terus yah readers. Insya Allah  bisa diselesaiin dalam waktu dekat kok... yang sabar aja yah readers!! Jangan lupa coment + like ok? Gomawo... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar