Rabu, 09 Maret 2016

My Love is My Idol [1/2]

Main Cast : Park Chanyeol & Im Yoon Ah|Genre : Romance, Find it by yourself|Alur : Berantakan|Duration : Chaptered|Tittle : My Love is My Idol|Author : Nurlaila Tussaadah

Summary : ini adalah kisah di mana seorang fans membuat permohonan agar idolanya dapat bersama selamanya. Dan berharap biasnya dapat menyukainya dan menjadi kekasihnya. Akankah permohonannya terwujud? Ikuti terus kisahnya untuk mengetahui ceritanya.

Author note : annyeong!! *cepika-cepiki ama readers 1 per 1* kali ini author bakalan bawain FF ketiga yang udah author buat. Oh yah.. supaya gak pusing, ceritanya Yoona disini lebih muda daripada Chanyeol. Itulah sebabnya Yoona manggil Chanyeol dengan sebutan oppa. Mengerti readers? oke kalau gitu cap cus aja. Happy reading ^^ Cerita Murni dari otak author, sertakan sumber jika mau direpost. no plagiat!

‘aku harap permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona

‘gadis ini benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat lagi’  –Chanyeol
♥ My Love is My Idol ♥



@ Namsan Seoul Tower


Namsan Seoul Tower! Yah... itulah tempat yang sekarang dikunjungi oleh seorang gadis yang dipanggil Yoona itu. Sekarang Yoona sedang menulis permohonannya di sebuah kunci yang telah ia beli di Namsan.

“huh... akhirnya, selesai juga permohonannnya!” yoona merasa lega karena telah selesai menulis permohonannya.

“aku harap EXO dapat melihat permohonan ini” yah Yoona adalah seorang EXOTIC. dia menulis permohonannya untuk EXO. Namun, sebelum Yoona pergi, EXO ternyata datang ke Namsan Seoul Tower. Dan Chanyeol ternyata melihat Yoona. Ia sempat tersenyum melihat Yoona. Bagaimana tidak? Yoona menggunakan baju yang berlapis-lapis. Yah, hari itu di Seoul sedang mengalami musim dingin. Wajar saja Yoona menggunakan baju yang berlapis-lapis. Tapi, tetap saja hal itu sangat aneh.

EXO pun melihat-lihat permohonan yang tertulis di kumpulan kunci itu. Dan ternyata Baekhyun melihat permohonan yang ditulis oleh Yoona.

“wow... permohonan orang ini benar-benar unik! Semuanya... ayo lihat ini!” Baekhyun pun memanggil member lainnya untuk melihat isi permohonan tersebut. Mereka pun melihat permohonannya.

Aku harap, EXO dapat bersama dan utuh selamanya. Aku harap mereka tidak pernah bubar. Hingga mereka sudah tua pun, aku akan tetap mendukung mereka. Dan setia menjadi fansnya. Aku juga berharap, Chanyeol oppa tertarik padaku dan dapat menjadi kekasihku. Yah... walaupun ini tidak mungkin tapi aku harap hal itu dapat terjadi

Im Yoon Ah. 010-xxx-xxx-xxx. Pyeongchan-dong, Seoul.

Tempat kesukaanku : Daehakro Café

“aku tahu orang ini!” Chanyeol berkata dengan semangat.

“kau tahu? Bagaimana bisa?” Suho bertanya pada Chanyeol tanda penasaran.

“aku sempat melihatnya sebelum kita kesini. Dan dia dari tempat ini. Aku yakin itu adalah dia.” Chanyeol menerangkan.

“hm... sepertinya, ini adalah kunci baru!” Luhan berkata sambil memegang kunci itu.

“Baru kali ini aku melihat permohonan unik seperti ini” Kai berkata sambil memakan makanannya.

“Kai! Habiskan dulu makananmu! Baru berbicara...” protes D.O pada Kai.

“oh.. ayolah! Jangan bertengkar!” Sehun melerai.

“sebaiknya, aku menyusulnya untuk menyampaikan terima kasih padanya.” Ucap Chanyeol dengan memasang wajahnya yang bersemangat itu.

Chanyeol pun segera berpamitan pada member lain dan tak lupa mencatat nama, nomor telepon, alamat, dan tempat kesukaan gadis yang telah menulis permohonan itu.

Awalnya, Chanyeol pergi ke rumah gadis itu, tapi ternyata dia belum pulang ke rumahnya. Jadi Chanyeol pun menyusulnya di tempat kesukaan gadis itu. Dan akhirnya, Chanyeol pun tiba di sebuah cafe yang merupakan tempat kesukaan gadis itu. Tanpa ragu, Chanyeol segera masuk kedalam cafe dan duduk di tempat gadis itu duduk. Yoona yang sedang meminum minumannya tersedak karena terkejut melihat idolanya duduk berhadapan dengannya.

@ Daehakro Cafe

“uhuk, uhuk...” Yoona mendongak kearah Chanyeol dan segera meminum air putih yang telah tersedia di atas mejanya.

“Chanyeol oppa?” Ucap Yoona bersemangat.

“ne... aku kesini ingin berterima kasih padamu, karena telah menulis permohonan yang begitu mendukung kami! Gamsahamnida” ucap chanyeol seraya menundukkan kepalanya.

“ne? Kau melihat permohonanku di kunci itu oppa?” ucap yoona tak percaya. Chanyeol menjawabnya dengan anggukan.

“astaga... ada bagian yang memalukan!” ucap yoona sambil tertunduk malu.

“hahaha... yah, kau benar Im Yoon Ah! Tapi, itu wajar saja. Banyak yang lebih berlebihan dibanding itu”

“darimana kau tahu namaku oppa?” ucap yoona heran.

“hei... kau lupa? Kau sendiri yang menulis nama, alamat, tempat kesukaan, dan no. Tlp.mu di kunci itu!”

“oh iya... aku sampai lupa! Hehehe...”

Mereka pun berbincang-bincang. Hingga tak terasa jam tangan Yoona telah menunjukkan pukul 07.00 malam. Itu artinya, Yoona harus pulang ke rumah. Tapi, Chanyeol menahan Yoona untuk pulang.

“eh... jangan pulang dulu Yoona” Ucap Chanyeol sambil memegang tangan Yoona. Yoona pun merasa terkejut dan melirik tangannya yang sedang di pegang oleh Chanyeol. Chanyeol yang merasa sudah sadar bahwa yoona telah melihat tangannya di pegang oleh Chanyeolpun langsung melepaskan tangannya.

“mian...” ucap Chanyeol terbata.

“waeyo? Kenapa kau melarangku pulang oppa?”

“hm... sebagai rasa terima kasihku! Aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Bagaimana?”

Yoona menjawab dengan anggukan sambil tersenyum.

@ Sungai Han

Setelah menempuh perjalanan selama beberapa menit, mereka pun tiba di tempat tujuan. Tepatnya di sungai Han. Mereka pun duduk di pinggir sungai han sambil menatap langit. Karena suasana hening, Yoona memutuskan memulai pembicaraan.

“Hm... aku harap ada bintang jatuh malam ini” Yoona berkata tanpa mengalihkan pandangannya.

“kenapa kau berharap begitu?” ucap Chanyeol sambil menatap Yoona

“karena, jika kita membuat permohonan pada saat ada bintang jatuh permohonan kita dapat terkabul” Yoona memandang Chanyeol sambil tersenyum.

Chanyeol pun tanpa sengaja melihat ada bintang jatuh. Dengan segera Chanyeol memberi tahu Yoona.

“Yoona, lihat! Ada bintang jatuh” Ucap Chanyeol sambil menunjuk bintang jatuh itu.

“wah... aku akan membuat permohonan! Oppa... buatlah permohonanmu!”

Mereka pun membuat permohonan masing-masing.

‘aku harap permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona

‘gadis ini benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat lagi’  –Chanyeol

Setelah mereka membuat permohonan, Chanyeol pun mengajak Yoona untuk pulang. Dan Chanyeol 
pun mengantar Yoona pulang ke rumahnya.

@ Yoona’s House

Setibanya di rumah Yoona, Yoona segera masuk ke rumah dengan hati yang teramat senang. Hingga membuat Yoona susah tidur malam itu.

TBC....

Huft... FF gaje ini belum diselesaiin sepenuhnya. Kalau penasaran ikutin terus yah readers. Insya Allah  bisa diselesaiin dalam waktu dekat kok... yang sabar aja yah readers!! Jangan lupa coment + like ok? Gomawo... 

Senin, 07 Maret 2016

Main Cast : Kwon Yuri (SNSD), Choi Min Ho (SHINee), & Jessica Jung (SNSD)|Support Cast : EXO, Im Yoon Ah (SNSD), Krystal Jung (f(x)), Taemin (SHINee), Yuri’s Parent|Genre : Friendly, Find it By Yourself|Duration : One Shot|Tittle : My Enemy is Kind|Author : Nurlaila Tussaadah

Summary :
Yuri adalah salah satu EXOTIC dikelasnya. Tetapi, dikelasnya itu ada juga seorang TOXIC yang menjadi musuh bebuyutan Yuri karena telah membuat masalah dengan Yuri. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Akankah musuh ini berbaikan lagi?

Author Note : Annyeong! *tebar kemenyan* Ini adalah FF kedua yang author buat. Semoga aja kalian suka yah. Soalnya, FF ini jauh banget dari kesempurnaan. So, di maklumi aja yah! Namanya juga pemula... cap cus... Happy Reading ^^ oh iya, BTW, klw mau copas sertakan sumberx! no plagiat!

Tapi ada juga yang Toxic, salah satunya Min Ho. Toxic itu merupakan sebutan bagi para anti fans EXO. Min Ho sangat membenci EXO dan Exotic, tapi Yuri tidak tahu dan tidak mau tahu apa alasan Min Ho membenci EXO.

Mendengar tawa Yuri dan Jessica, Min Ho mendekat lalu mengambil poster milik Jessica. Katanya, “EXO?” Lalu membantingnya di lantai.

Min Ho menghampiri mereka lagi. “Ck… kalian ini, tanda tangan saja di banggakan!” Min Ho mengambil poster Yuri yang sudah bertanda tangan itu lalu menyobek-nyobek hingga potongan kecil.

“Ehm… Yuri. Ini sebagai tanda permintaan maafku untuk kamu. Mianhae… Maukah kamu memaafkanku?” –Min Ho


“Iya Min Ho. Maafin aku juga sudah berprasangka buruk sama kamu.” -Yuri



My Enemy is Kind
Hari-hari Yuri selalu dilalui dengan baik dan ceria. Namun ia teringat saat dia kelas 11 SMA dulu. Kini Yuri telah duduk di kelas 12 dan kakaknya, Yoona sudah menjadi mahasiswa baru di fakultas kedokteran. Cerita Yuri ini sangat indah dan sangat sukar untuk dilupakan.


Suatu pagi, hari ini Yuri akan masuk sebagai anak kelas 11 pertama kalinya. Yuri sudah bangun pagi-pagi sebelum dibangunkan ibunya. Bangun tidur dia berdoa lalu menyiapkan seragam, sepatu, kaos kaki, dasi dan topinya. Cepat-cepat dia masuk ke kamar mandi untuk mandi pagi. Lalu dia mulai menghabiskan sarapannya.
“Aigoo… Yuri, Pelan-pelan saja! Jangan terburu-buru seperti itu!” Kata Yoona yang baru bangun tidur. Yoona masuk siang, maka dari itu dia bangun siang.
“Iya... jangan terburu-buru begitu! Nanti kamu tersedak!” Tambah ayahnya.
“ne appa. Arasseo!” Setelah selesai makan Yuri mengambil tasnya dan berangkat. Tak lupa dia berpamitan pada ayah, ibu, dan kakaknya. Katanya, “Yuri berangkat ya Eomma, Appa, Eonnie!”


Perjalanan ke sekolah tidak jauh. Hanya berjalan 15 menit Yuri sudah sampai gerbang sekolah. Apalagi kalau naik sepeda. Dulu Yuri kalau berangkat sekolah pasti bersama Krystal. Tapi sejak Krystal pindah ke Jepang, Yuri berangkat ke sekolah sendiri.

Yuri adalah seorang Exotic. Exotic adalah nama sebutan fans dari Boy Band EXO. Kata Yuri EXO itu selain berbakat member-membernya juga tampan dan keren. Di kelas Yuri hampir semua Exotic termasuk Jessica, teman sebangku Yuri. Tapi ada juga yang Toxic, salah satunya Min Ho. Toxic itu merupakan sebutan bagi para anti fans EXO. Min Ho sangat membenci EXO dan Exotic, tapi Yuri tidak tahu dan tidak mau tahu apa alasan Min Ho membenci EXO.

Tak lama, Yuri sampai di gerbang sekolahnya. Yuri langsung masuk ke kelas. Dia masih satu kelas dengan Min Ho. Yuri meletakkan tasnya di bangku nomor 2 deretan 1. Karena Jessica duduk di situ dan dekat jendela. Sedangkan Min Ho duduk di bangku nomor 2 deretan ke 4. Di sebelah Taemin dekat tembok.


Setelah upacara bendera, bu guru mengabsen semua muridnya satu persatu. Di kelas Yuri ada 2 anak yang tinggal kelas dan 3 anak yang pindah termasuk Krystal. Tahun ini kelas Yuri tidak mendapat murid baru. Tapi teman yang ini saja sudah cukup menurut Yuri.
“Kwon Yuri?” Bu guru mengabsen.
“Hadir Bu!” Jawab Yuri
“Jessica Jung?”
Hadir Bu!” Jawab Jessica.
“Choi Min Ho?”
Min Ho menjawab dengan tenang. “Hadir”
“Ck… dia benar-benar berlagak keren!” Yuri berbisik pada Jessica. Jessica mengangguk setuju.



Jam istirahat pun tiba. Anak-anak pergi ke kantin untuk jajan. Jessica dan Yuri tinggal di kelas. Jessica mengeluarkan Album EXO terbaru miliknya yang dia beli sewaktu liburan kemarin. Jessica juga mengeluarkan poster yang berisikan tanda tangan member EXO miliknya.
“Wah..Daebak! Aku juga mau.” Kata Yuri.
“Kamu beli saja! ” Usul Jessica. “Di officialnya. Masih tersedia banyak” sambungnya.
“Tapi sama siapa? Tidak ada yang bisa mengantarku ke sana.” Yuri kecewa.
“emm…” Jessica berfikir. Min Ho masuk dan duduk di tempatnya. “Bagaimana kalau sama Min Ho?”
“Mwo? Min Ho? Mending aku tidak membelinya!” Yuri dan Jessica tertawa kecil.
Mendengar tawa Yuri dan Jessica, Min Ho mendekat lalu mengambil poster milik Jessica. Katanya, “EXO?” Lalu membantingnya di lantai.


Jessica mengambil posternya lalu keluar. Yuri membawa Album EXO milik Jessica dan mengikuti Jessica. Yuri kembali di depan Min Ho. Dia marah besar dengan Min Ho tapi Min Ho hanya memasang wajah biasa saja seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Hari kedua Yuri di kelas 11. Min Ho belum meminta maaf. Kata Jessica menunggu Min Ho minta maaf sama kayak menunggu hujan salju di gurun. Tidak akan terjadi! Tahu kenapa? Karena Min Ho bukan tipe anak yang bisa minta maaf dan bisa menyesali semua perbuatan salahnya. Maka dari itu jangan berharap Min Ho mau minta maaf.


Pulang sekolah! Yuri pasti nomer satu yang sampai di rumah. Bagaimana tidak? Ibunya yang Direktur Hotel Berbintang 5 itu pasti pulang malam. Ayahnya yang Presdir di tempat yang sama dengan ibunya bekerja juga pulang malam. Kakaknya Yoona juga pulang sore. Tapi kali ini ada yang berbeda. Sampai di rumah ternyata Yoona sudah pulang dahulu.
“kenapa Eonnie sudah di rumah?” Yuri penasaran.
“Oh… hari ini saem yang mengajar di jam terakhir tidak datang!” Jawab Yoona.
“Eonnie, Temani aku nonton konser EXO yah?”
“Kamu masih suka sama EXO?”Yuri mengangguk. “Arasseo… Otte?”
“Besok Jam 3 sore. Aku sudah pesan 2 tiket VIP. Harusnya untuk Jessica. Tapi Jessica malah ke rumah sakit. Karena adiknya sakit demam.”


Keesokan harinya. Yuri pulang pukul 11.00. Sedangkan kakaknya pukul 11.30. Setengah jam kemudian mereka berangkat ke lokasi konser EXO. Mereka mengantri di lobi penukaran tiket. Tak lupa Yuri membeli Album EXO yang sudah di beli Jessica serta kaos dan pernak-pernik EXO yang berhadiah poster.

Di studio konser para Exotic menjerit histeris ketika EXO  muncul. Semua terlihat sangat keren. Hp Yuri bergetar terus menerus. Ketika dilihat ternyata Min Ho menelponnya. Tapi dia mengabaikannya.

Setelah konser saatnya tanda tangan dan foto bersama khusus pembeli tiket VIP. Setelah mengantri Yuri akhirnya mendapatkan tanda tangan semua personil. Dia juga berfoto bersama mereka. Rasanya gugup bertemu langsung dengan mereka. Yuri yang merupakan fans dari Park Chanyeol pun merasa senang Karena dapat berfoto dengan idolanya itu.

Paginya di sekolah. Yuri menunjukan tanda tangan personil EXO kepada Jessica. Jessica juga ingin mendapat tanda tangan mereka. Tapi apa daya. Adik Jessica lebih penting daripada EXO.


Min Ho menghampiri mereka lagi. “Ck… kalian ini, tanda tangan saja di banggakan!” Min Ho mengambil poster Yuri yang sudah bertanda tangan itu lalu menyobek-nyobek hingga potongan kecil.

“Min Ho kamu itu kenapa sih? GA!” Yuri yang marah besar mengambil potongan-potongan kertas itu sambil menangis.


Hari demi hari berlalu. Tapi kejadian itu masih membekas di benak Yuri. Min Ho juga tak mau minta maaf. Jessica hanya bisa menjadi penengah di antara mereka. Tapi masih saja gagal. Mata Yuri masih besar. Mungkin dia masih menangisi posternya yang di robek Min Ho.


“Sudahlah Yuri. Itu kan Masih bisa dibeli lagi. Percaya sama eonnie!” Yoona merayu.
“Iya Yuri. Benar yang dikatakan Yoona eonnie. Lagipula masih banyak kesempatan untuk melihat konser EXO. Pasti kamu bisa dapat tanda tangannya!”
“Shiro… pokoknya aku mau yang itu!” Yuri semakin marah. Ia masuk ke kamar dan mengunci pintu.
“Jessica, Memang siapa yang merobek poster itu?” Tanya Ibu Yuri.
“Teman kami, Bu. Namanya Min Ho. Dia tidak suka dengan EXO”
“Sudahlah. Kita jangan terlalu memanjakan anak itu.” Sahut Ayah Yuri.



Pada hari Minggu. Saat Yuri sedang bermain dengan Jessica tiba-tiba Min Ho menelpon Jessica. Yuri tidak mengetahui hal itu. Tapi ia di minta Jessica untuk pulang. Ketika sampai di halaman Yuri harus menutup mata.
“Yak… wae geure?”
“Sudahlah... tutup saja matamu!”
Jessica membuka pintu dan Yuri masuk bersamanya.



Terdengar suara 12 orang bernyanyi. “geomjeong gurimja nae ane kkae eona, neol bon eun du nune bul kkochi nuntteo geu nyeo gyeteseo moduda mulleona ijen jogum shig sana wojinda… na eureureong, eureureong, eureureong dae (3x) mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla…”
Yuri berteriak lalu membuka mata. Dihadapannya berdiri Chanyeol, Suho, Baekhyun, Luhan, Kai, D.O, Sehun, Kris, Tao, Lay, Chen, Xiu Min, Min Ho, Ibunya, Ayahnya dan Kakaknya. Yuri sangat terkejut dengan kejutan ini. Dia tidak menyangka jika rumah akan kedatangan tamu istimewa. Yuri langsung minta tanda tangan dan foto bersama.
“chankaman.. Siapa yang ajak kalian datang kemari?” tanya Yuri pada EXO.
“Min Ho” Mereka semua dengan kompak menjawab sambil menunjuk Min Ho.
“Ehm… Yuri. Ini sebagai tanda permintaan maafku untuk kamu. Mianhae… Maukah kamu memaafkanku?”
“Iya Min Ho. Maafin aku juga sudah berprasangka buruk sama kamu.”
“Tidak masalah. Coba waktu konser teleponku kamu angkat. Pasti kamu punya kesempatan ketemu EXO lebih lama.” Sahut Min Ho
“Kenapa begitu?” Yuri bingung.
“Yuri Ayahnya Min Ho itu managernya EXO.” Jawab Jessica.
“Jeongmal? Jinjjayo? Ah… aku menyesal!”


Ya, begitulah yang terjadi waktu itu. Kini Yuri, Jessica maupun Min Ho sudah tidak bermusuhan lagi. Yuri juga sering bertemu EXO di rumah Min Ho. Benar-benar menyenangkan…

THE END

Wah… gimana ceritanya? Bagus, Gaje, atau gimana? Huft… akhirnya bisa juga nyelesaiin FF ini. Gomawo buat para readers maupun silent readers yang udah nyempatkan baca FF ini. Ingat yah! Kasih like + comentnya! Gomawo...


Minggu, 28 Februari 2016

Main Cast : Park Chanyeol & You (Nama Kamu/ Nk)|Genre : Romance, Find it by yourself|Duration : One Shot|Tittle : My First Love|Author : Nurlaila Tussaadah

Summary : Nk adalah seorang gadis yang pendiam dan tertutup. Tetapi, ada seorang anak lelaki yang berusaha mendekatinya, bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Akankah nk menyukai chanyeol? Akankah mereka akan bersatu dengan sikap nk yang sangat tertutup?

Author Note : Annyeong! Ini adalah FF pertama author. Jadi, jangan heran kalau ceritanya gaje, jelek, banyak yang typo, dll. Tolong dimaklumi aja yah :D ! happy reding ^^

''nae neo johahae. kau adalah cinta pertamaku'' -You
“sejak aku bertemu denganmu, aku juga telah menyukaimu. Nae neo saranghae'' -Chanyeol

♥ My First Love ♥


NK POV.

Annyeong… perkenalkan namaku (NK). Aku duduk di kelas 3 SMA. hari ini adalah hari dimana aku akan berada di kelas baru dan bertemu dengan teman2 baru. Meski begitu, aku belum bisa berbicara dengan orang lain. sejak umurku 10 tahun, aku tak pernah bicara dengan siapapun, bahkan dengan orang tuaku, itu semua terjadi karena kematian ibuku. ibu meninggal karena ayah selalu bersikap kasar padanya, Ayah selalu mengatakan kalau ibuku adalah manusia yang tak berguna.

S
K
I
P

“Aku heran padamu. Pagi-pagi begini sudah berbicara sendiri,” ujar seorang pria yang sedang berdiri disampingku sembari ikut memandang langit. Aku hanya diam dan menatapnya, lalu beranjak pergi.

“Yak… kenapa kau pergi? Apa ada yang salah dengan kata-kataku?”

Tanya pria itu dengan suara beratnya yang … yah sangat keras hingga beberapa siswa yg lewat melihatnya. Namun aku mengabaikannya begitu saja, dan melangkahkan kakiku menuju kelas

Author POV.

Sesampainya dikelas, (nk) langsung mencari bangku, kebetulan masih tersisa satu meja dengan dua kursi di barisan paling belakang, semua orang terlihat saling bertukar cerita dengan teman-teman mereka, sementara (nk), hanya bisa duduk sambil membaca bukunya.

''Hahaha… ternyata kita bertemu lagi.'' Ujar seorang pria yang tiba2 datang dan duduk di sebelah (nk). saat (nk) melihatnya, ternyata dia pria yang tadi (nk) temui di depan sekolah

''Siapa namamu? Namaku Park Chanyeol! Bangapseumnida…” Chanyeol mengulurkan tangannya, (nk) hnya menatap uluran tangan itu, namun tak menjawab pertanyaannya.

“Yah… Baiklah kalau begitu, sepertinya kamu belum ingin bicara denganku, tapi aku boleh duduk disini kan? Karena bangku yang lain sudah penuh” ujar lelaki jangkung itu dengan suara beratnya yang khas sambil memberikan senyum kepada (nk)

(nk) tetap diam, dan akhirnya Chanyeol menyerah mengajak (nk) bicara. Setelah itu, Chanyeol memasukkan tasnya didalam mejanya. (Nk) heran kenapa dia mau duduk dan bicara padanya?
padahal banyak orang disekolah yang mengenal (nk) sebagai gadis pendiam, hingga menyebut (nk) bisu. Setiap hari (nk) juga tidak nyaman berada di samping orang lain, tapi ia merasa berbeda ketika berada di dekat Chanyeol. (nk) merasa sangat nyaman jika berbicara dengan Chanyeol. Sebenarnya, (nk) sangat ingin mngajaknya bicara,tapi entah kenapa saat (nk) ingin  bicara, ucapan itu selalu tertahan dibibirnya.

Saat dikelas, Chanyeol selalu bicara pada (nk), namun (nk) tak membalasnya, beberapa saat setelah bel masuk berbunyi, Wali kelas (nk) datang dan langsung mengabsen murid dikelas (nk), hingga akhirnya dia menyebutkan nama (nk). Yaitu " . . . "

''Oh… jadi namamu (.....), menurut ku itu nama yang sangat indah!" bisik Chanyeol sambil tersenyum. Kata-kata itu membuat (nk) senang karena Chanyeol mengatakan bahwa nama (nk) adalah nama yg indah, hingga jantung (nk) terasa berdebar, apalagi saat (nk) melihat senyuman Chanyeol, detak jantung (nk) semakin berdetak kencang. (nk) tak mengerti, perasaan apa ini, tapi yang jelas, Chanyeol adalah orang pertama yang mengatakannya pada (nk).

SKIP

3 bulan berlalu, dan saat ini (nk) dan Chanyeol semakin dekat, walau (nk) tak pernah membalas ajakan Chanyeol untuk berbicara dengannya, namun Chanyeol selalu menceritakan masalah yang sedang ia hadapi, dia bilang perasaannya sedikit tenang setelah bercerita dengan (nk), (nk) tak mengerti, kenapa (nk) merasa senang mendengar perasaan Chanyeol telah tenang, dan entah mengapa (nk) sering berdebar-debar saat berada di dekat Chanyeol. Mungkinkah (nk) jatuh cinta? Sejak dulu (Nk) selalu ingin mengutarakan perasaannya kepada Chanyeol, tapi entah mengapa kata-kata itu terasa tercekat di tenggorokannya.

Siang ini mentari bersinar sangat cerah, udara pagi yg tadinya terasa sejuk sekarang berubah menjadi sangat panas. Matahari terasa menyengat saat (nk) berjalan menuju rumah, dengan rasa lelah, (nk) mempercepat langkahnya agar cepat sampai di rumah.

“Yak… (Nk), tunggu aku!'' teriak Chanyeol dari kejauhan lalu menghampiri (nk), (nk) pun menghentikan langkahnya sejenak. Setiap pulang sekolah (nk) dan Chanyeol memang selalu bersama. Tapi karena tadi (nk) tak melihat Chanyeol keluar dari sekolah, jd (nk) pikir Chanyeol telah pulang lebih dulu, karena itu (nk) meninggalkannya.

''Jalanmu cepat yah?”  Kata Chanyeol dengan nafas yang terengah. (nk) tersenyum mendengar kata-kata Chanyeol, “ Yak… kenapa kau tersenyum begitu? Apa kau senang melihatku seperti ini?Tanya Chanyeol dengan nada sedikit mengejek, (Nk) hanya terdiam sambil memandangnya, lalu melangkahkan kakinya kembali.

''Oh iya… (Nk), sebenarnya aku ingin mengatakan hal ini sejak dulu, tapi aku takut kau marah, tapi sepertinya aku akan mengatakan hal ini sekarang juga,'' Ujar Chanyeol hingga membuat langkah (nk) terhenti kmbali.

''Sebenarnya sejak dulu aku …” Kata-kata Chanyeol terhenti sejenak dan mulai melanjutkan.

''Sebenarnya sejak dulu aku sangat ingin mendengar suaramu, aku tau kau tidak pernah bicara dengan orang lain. karena itu, aku jadi penasaran. Setidaknya katakanlah satu kalimat saja,'' Pinta Chanyeol. (Nk) sedikit kaget dengan permintaan Chanyeol, sesaat (nk) terdiam dan menundukkan kepalanya,

''nae..'' kata (nk) dengan suara yang sangat kecil sembari mengangkat kepalanya perlahan, (Nk) tak ingin mengatakannya, Tapi (Nk) tak bisa menahannya.

''Wae geure? Apa kau ingin mengatakan sesuatu?''

''nae neo johahae. kau adalah cinta pertamaku'' Ungkap (Nk) pada Chanyeol, (Nk) menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Wajah (Nk) mulai memerah. Yah, mungkin sudah semerah tomat sekarang.

''Akhirnya kau..'' Chanyeol tak melanjutkan kalimatnya,
''Tunggu dulu! Kau bilang apa tadi?'' Tanya Chanyeol dengan wajah yang terlihat kaget. Karena merasa malu, (Nk) langsung berlari meninggalkan Chanyeol, Sementara Chanyeol tetap terdiam karena mendengar kata-kata (nk) tadi.
“Babo! Kenapa aku mengatakannya? Harusnya itu tidak terjadi.'' Gerutu (Nk) dalam hati dengan wajah yg semakin memerah, (Nk) merasa sangat malu karena telah mengatakan hal itu walau tanpa sengaja. Tapi perasaan senang juga (nk) rasakan, karena akhirnya (nk) bisa mengatakan sesuatu yg selama ini sangat ingin (nk) katakan pada Chanyeol.

Keesokan harinya, (nk) merasa tak bersemangat untuk pergi ke sekolah, (nk) takut Chanyeol akan menjauhinya karena kata-kata (nk) yang kemarin. Namun, yang terjadi malah sebaliknya, Saat (nk) akan pergi ke sekolah, tiba2 Chanyeol datang dan menarik tangan (nk). Perasaan itu muncul kembali. Rasa gugup disertai jantung yg berdebar membuat tangan (nk) brgetar. 

''Meski suaramu kecil, tapi aku masih bisa mendengar apa yang kau katakan dengan jelas,'' Kata Chanyeol dengan wajah yang terlihat serius hingga membuat (nk) sedikit takut.

''Karena kau sudah berani mengungkapkan perasaanmu, maka sekarang aku akan …'' Chanyeol berhenti bicara, Tangan (nk) menjadi semakin bergetar, detak jantung (nk) terasa semakin cepat hingga serasa ingin melompat dari tempatnya dan keringat dingin mulai bercucuran. 

Chanyeol juga ingin mengatakan bahwa “sejak aku bertemu denganmu, aku juga telah menyukaimu. Nae neo saranghae'' Sambung Chanyeol sembari menarik tangan (nk) lalu mendekap (nk) dalam pelukan hangatnya.  Tanpa sadar (nk) meneteskan air mata, Ini pertama kalinya (nk) menyukai seseorang dan terbalaskan. Dengan perasaan senang (nk) membalas dekapan Chanyeol.

''Gomawo,” Jawab (nk).

Sejak saat itu, (nk) dan Chanyeol mulai menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Chanyeol mengajari (nk) bagaimana caranya agar (nk) bisa memiliki teman, hingga (nk) mulai berani untuk berbicara dengan orang lain. (Nk) sangat senang bisa menjadi pacar Chanyeol, Karena itu (nk) berjanji tidak akan menyakitinya. Karena Chanyeol adalah cinta pertamanya.

THE END

Wah… gimana ceritanya? Bagus, Gaje, atau gimana? Huft… akhirnya bisa juga nyelesaiin FF ini. Gomawo buat para readers maupun silent readers yang udah nyempatkan baca FF ini. Ingat yah! Kasih like + comentnya! Gomawo... ^^

Senin, 20 April 2015

TUGAS TIK

Soal Evaluasi Hal. 79
1. Di negara manakah Web pertama kali dikembangkan?
2. Dari negara mana Tim Berners-Lee berasal?
3. Apakah fungsi browser?
4. Sebutkan paling tidak dua (2) nama Web browser yang Anda ketahui.
5. Mungkinkah kita menggunakan browser untuk melihat file yang ada di komputer kita?
6. Bagaimana cara menggunakan browser untuk melihat file di komputer lain?
7. Apa fungsi utama dari mesin pencari?
8. Sebutkan beberapa perpustakaan yang ada di Internet.
9. Mungkinkah kita meminjam buku dari perpustakaan di Internet?
10. Bagaimana cara mengelola dan menyimpan alamat situs favorit kita?
11. Bagaimana cara mencetak halaman situs yang sedang kita baca?
12. Siapakah Bapak Blogger Indonesia?
13. Bagaimana bentuk alamat Web dari Blog rekan kita banuherlambang di blogdetik.com?
14. Mungkinkah kita memasukan gambar, lagu, video dalam sebuah Blog?
15. Apa saja extension dari file lagu?
16. Extension .pdf biasanya digunakan untuk jenis file apa?
17. Mungkinkah file .exe berisi virus?
Jawab
1.    Di Inggris
2.    Dari Inggris
3.  untuk menayangkan   dan   berinteraksi   dengan   tulisan,   gambar,   video,   musik   dan   berbagai informasi lainnya yang terdapat pada halaman Web di sebuah situs di Internet atau di jaringan   lokal.
4.    Mozilla firefox dan google chrome
5.    Iya. Manfaat lain Web browser adalah untuk melihat file yang ada di komputer kita sendiri dengan menggunakan alamat file:///folder/yang/akan/kita/lihat/ seperti pada Gambar 4.5.
6. Bagi Anda yang berada di jaringan komputer lokal dan mengaktifkan fasilitas Network Neighbourhood, Anda dapat dengan mudah melihat file yang ada di berbagai folder di komputer   lain   menggunakan   Web   browser   dengan   alamat   smb://alamat-ip komputer. Perhatikan alamat yang digunakan adalah smb:// bukan http:// yang biasa digunakan di Web. Dengan alamat smb://alamat-ip-komputer, kita dapat mengakses folder di komputer lain. Dalam Gambar 4.4 memperlihatkan penggunaan Web browser untuk mengakses file pada komputer smb://192.168.0.1/.

7. Mesin pencari adalah mesin yang dirancang untuk mencari informasi di World Wide Web. Informasi tersebut dapat berupa halaman Web, gambar, dan berbagai jenis file.
8.  Ada beberapa situs yang menarik untuk proses belajar dan mengajar, meskipun sebagian  situs tersebut berbahasa Inggris. Berikut ini adalah beberapa situs ilmu pengetahuan di Internet.
·      http://www.ipl.org
Bagi Anda yang ingin mencari pengetahuan dalam bahasa Indonesia, ada baiknya Anda masuk ke beberapa situs berbahasa Indonesia berikut ini.
·      http://www.oke.or.id/
·      http://www.psmk.net
Situs pembantu yang bermanfaat terutama untuk proses penerjemahan adalah:
Untuk menghemat sambungan Internet, Anda dapat menyimpan hasil pencarian Anda di USB flashdisk dan harddisk dengan mudah dapat dilihat oleh teman-teman Anda.
9.    Iya. Ada kemungkinan
10.    Langkah-langkah untuk mengaktifkan bookmarks :
·      Browse ke alamat Web favorite Anda.
·      Tekan tombol Ctrl-D untuk mengaktifkan Bookmarks.
·    Pada menu Bookmarks, Anda dapat memilih folder untuk menyimpan bookmark atau membuat folder baru
·    Setelah folder Anda pilih, tekan tombol “Done”. Selesai sudah proses Bookmarks, dan semua situs yang Anda masukkan dalam Bookmarks dapat Anda akses kembali secara mudah.
11.    Anda dapat mencetak tampilan Web yang sedang Anda akses. Ada dua (2) fasilitas yang disediakan oleh browser Web untuk membantu proses pencetakan, yaitu:
·      Print Preview – untuk melihat hasil cetakan di layar.
·      Print – untuk mencetak (dapat juga diaktifkan menggunakan tombol Ctrl + P).
Kedua menu tersebut dapat Anda akses melalui menu File di Menu Bar.
Pada bagian Print Preview Anda dapat melihat tampilan kemungkinan hasil pencetakan Web yang sedang Anda akses. Sebuah halaman Web mungkin saja menjadi lebih dari satu halaman ketika Anda cetak.
12.  Enda Nasution
13.   Tampilan blog detik

14. Iya. Karena dalam menulis sebuah blog, kita dapat melampirkan sebuah file dari komputer kita. Apakah itu berbentuk gambar, dokumen, video, musik, dll..
15.  .mp3 .wav
16.  File dokumen atau e-book; dapat dibaca menggunakan browser di Linux
17. Tergantung dari sumber ditemukannya file .exe tersebut. jika memang keamanan filenya bervirus, maka ada kemungkinan file .exe tersebut bervirus. Dan jika discan oleh anti virus, file .exe tersebut bisa saja terhapus.

PENGALAMAN


saya pertama kali menggunakan internet saat saya kelas 4 SD. waktu itu, saya dibuatkan akun facebook oleh tante saya, sehingga pada saat itu saya mulai menjelajahi yang namanya media sosial. awalnya, saya kebingungan menggunakannya karena terlalu banyak perintah-perintah dalam menggunakan facebook. tapi, lama kelamaan saya sudah mengerti dan pemahaman saya mengenai internet makin luas dan bertambah. selanjutnya, saya mulai membuat medsos lain, browsing, main game online, dll..