My Love is My
Idol [1/2]
Main Cast : Park Chanyeol & Im Yoon Ah|Genre : Romance, Find it
by yourself|Alur : Berantakan|Duration
: Chaptered|Tittle : My Love is My Idol|Author : Nurlaila Tussaadah
Summary : ini adalah kisah di mana seorang fans membuat
permohonan agar idolanya dapat bersama selamanya. Dan berharap biasnya dapat
menyukainya dan menjadi kekasihnya. Akankah permohonannya terwujud? Ikuti terus
kisahnya untuk mengetahui ceritanya.
Author note : annyeong!! *cepika-cepiki ama readers 1 per 1* kali ini
author bakalan bawain FF ketiga yang udah author buat. Oh yah.. supaya gak
pusing, ceritanya Yoona disini lebih muda daripada Chanyeol. Itulah sebabnya
Yoona manggil Chanyeol dengan sebutan oppa. Mengerti readers? oke kalau gitu
cap cus aja. Happy reading ^^ Cerita Murni dari otak author, sertakan sumber jika mau direpost. no plagiat!
‘aku harap permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona
‘gadis ini benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat lagi’ –Chanyeol
♥ My Love is My Idol ♥
@ Namsan Seoul
Tower
Namsan Seoul
Tower! Yah... itulah tempat yang sekarang dikunjungi oleh seorang gadis yang
dipanggil Yoona itu. Sekarang Yoona sedang menulis permohonannya di sebuah
kunci yang telah ia beli di Namsan.
“huh...
akhirnya, selesai juga permohonannnya!” yoona merasa lega karena telah selesai
menulis permohonannya.
“aku harap EXO
dapat melihat permohonan ini” yah Yoona adalah seorang EXOTIC. dia menulis
permohonannya untuk EXO. Namun, sebelum Yoona pergi, EXO ternyata datang ke
Namsan Seoul Tower. Dan Chanyeol ternyata melihat Yoona. Ia sempat tersenyum
melihat Yoona. Bagaimana tidak? Yoona menggunakan baju yang berlapis-lapis.
Yah, hari itu di Seoul sedang mengalami musim dingin. Wajar saja Yoona
menggunakan baju yang berlapis-lapis. Tapi, tetap saja hal itu sangat aneh.
EXO pun
melihat-lihat permohonan yang tertulis di kumpulan kunci itu. Dan ternyata Baekhyun
melihat permohonan yang ditulis oleh Yoona.
“wow...
permohonan orang ini benar-benar unik! Semuanya... ayo lihat ini!” Baekhyun pun
memanggil member lainnya untuk melihat isi permohonan tersebut. Mereka pun
melihat permohonannya.
Aku harap, EXO
dapat bersama dan utuh selamanya. Aku harap mereka tidak pernah bubar. Hingga mereka
sudah tua pun, aku akan tetap mendukung mereka. Dan setia menjadi fansnya. Aku
juga berharap, Chanyeol oppa tertarik padaku dan dapat menjadi kekasihku.
Yah... walaupun ini tidak mungkin tapi aku harap hal itu dapat terjadi
Im Yoon Ah. 010-xxx-xxx-xxx.
Pyeongchan-dong, Seoul.
Tempat
kesukaanku : Daehakro Café
“aku tahu orang
ini!” Chanyeol berkata dengan semangat.
“kau tahu?
Bagaimana bisa?” Suho bertanya pada Chanyeol tanda penasaran.
“aku sempat
melihatnya sebelum kita kesini. Dan dia dari tempat ini. Aku yakin itu adalah dia.”
Chanyeol menerangkan.
“hm...
sepertinya, ini adalah kunci baru!” Luhan berkata sambil memegang kunci itu.
“Baru kali ini
aku melihat permohonan unik seperti ini” Kai berkata sambil memakan makanannya.
“Kai! Habiskan
dulu makananmu! Baru berbicara...” protes D.O pada Kai.
“oh.. ayolah!
Jangan bertengkar!” Sehun melerai.
“sebaiknya, aku
menyusulnya untuk menyampaikan terima kasih padanya.” Ucap Chanyeol dengan
memasang wajahnya yang bersemangat itu.
Chanyeol pun
segera berpamitan pada member lain dan tak lupa mencatat nama, nomor telepon,
alamat, dan tempat kesukaan gadis yang telah menulis permohonan itu.
Awalnya,
Chanyeol pergi ke rumah gadis itu, tapi ternyata dia belum pulang ke rumahnya.
Jadi Chanyeol pun menyusulnya di tempat kesukaan gadis itu. Dan akhirnya,
Chanyeol pun tiba di sebuah cafe yang merupakan tempat kesukaan gadis itu. Tanpa
ragu, Chanyeol segera masuk kedalam cafe dan duduk di tempat gadis itu duduk.
Yoona yang sedang meminum minumannya tersedak karena terkejut melihat idolanya
duduk berhadapan dengannya.
@ Daehakro Cafe
“uhuk, uhuk...”
Yoona mendongak kearah Chanyeol dan segera meminum air putih yang telah
tersedia di atas mejanya.
“Chanyeol oppa?”
Ucap Yoona bersemangat.
“ne... aku
kesini ingin berterima kasih padamu, karena telah menulis permohonan yang
begitu mendukung kami! Gamsahamnida” ucap chanyeol seraya menundukkan
kepalanya.
“ne? Kau
melihat permohonanku di kunci itu oppa?” ucap yoona tak percaya. Chanyeol menjawabnya
dengan anggukan.
“astaga... ada
bagian yang memalukan!” ucap yoona sambil tertunduk malu.
“hahaha... yah,
kau benar Im Yoon Ah! Tapi, itu wajar saja. Banyak yang lebih berlebihan
dibanding itu”
“darimana kau
tahu namaku oppa?” ucap yoona heran.
“hei... kau
lupa? Kau sendiri yang menulis nama, alamat, tempat kesukaan, dan no. Tlp.mu di
kunci itu!”
“oh iya... aku
sampai lupa! Hehehe...”
Mereka pun
berbincang-bincang. Hingga tak terasa jam tangan Yoona telah menunjukkan pukul
07.00 malam. Itu artinya, Yoona harus pulang ke rumah. Tapi, Chanyeol menahan
Yoona untuk pulang.
“eh... jangan
pulang dulu Yoona” Ucap Chanyeol sambil memegang tangan Yoona. Yoona pun merasa
terkejut dan melirik tangannya yang sedang di pegang oleh Chanyeol. Chanyeol
yang merasa sudah sadar bahwa yoona telah melihat tangannya di pegang oleh
Chanyeolpun langsung melepaskan tangannya.
“mian...” ucap
Chanyeol terbata.
“waeyo? Kenapa
kau melarangku pulang oppa?”
“hm... sebagai
rasa terima kasihku! Aku ingin mengajakmu jalan-jalan. Bagaimana?”
Yoona menjawab
dengan anggukan sambil tersenyum.
@ Sungai Han
Setelah
menempuh perjalanan selama beberapa menit, mereka pun tiba di tempat tujuan.
Tepatnya di sungai Han. Mereka pun duduk di pinggir sungai han sambil menatap
langit. Karena suasana hening, Yoona memutuskan memulai pembicaraan.
“Hm... aku harap
ada bintang jatuh malam ini” Yoona berkata tanpa mengalihkan pandangannya.
“kenapa kau
berharap begitu?” ucap Chanyeol sambil menatap Yoona
“karena, jika
kita membuat permohonan pada saat ada bintang jatuh permohonan kita dapat
terkabul” Yoona memandang Chanyeol sambil tersenyum.
Chanyeol pun
tanpa sengaja melihat ada bintang jatuh. Dengan segera Chanyeol memberi tahu
Yoona.
“Yoona, lihat!
Ada bintang jatuh” Ucap Chanyeol sambil menunjuk bintang jatuh itu.
“wah... aku
akan membuat permohonan! Oppa... buatlah permohonanmu!”
Mereka pun
membuat permohonan masing-masing.
‘aku harap
permohonanku yang kutulis di kunci itu dapat terkabul’ –Yoona
‘gadis ini
benar-benar menyenangkan. Aku harap, aku dapat mengenalnya lebih dekat
lagi’ –Chanyeol
Setelah mereka membuat
permohonan, Chanyeol pun mengajak Yoona untuk pulang. Dan Chanyeol
pun
mengantar Yoona pulang ke rumahnya.
@ Yoona’s House
Setibanya di
rumah Yoona, Yoona segera masuk ke rumah dengan hati yang teramat senang.
Hingga membuat Yoona susah tidur malam itu.
TBC....
Huft... FF gaje
ini belum diselesaiin sepenuhnya. Kalau
penasaran ikutin terus yah readers. Insya Allah bisa diselesaiin dalam waktu dekat kok... yang sabar aja
yah readers!! Jangan lupa
coment + like ok? Gomawo...

